Setelah lulus sma pasti semua siswa
bingung mau kuliah dimana dan jurusan apa,
begitu juga dengan saya yang pusing dengan berbagaimacam pilihan
pokoknya semua pilihan itu muter-muter terus di otak ditambah lagi ujian sbmptn
yang semakin dekat, membuat saya yang dengan kemampuan yang pas-pasan ini makin
menggila, hari demi hari terlewati akhirnya waktu ujian pun dimulai karena
persiapan yang sangat mentah, sayapun bagaikan melukis di atas kanvas yang
menjadi LJK, banyak pertanyaan di soal yang sangat asing saya kerjakan, saat
menit terakhir pengawas pun berkata “5 menit lagi” ini jelas buat saya gelisah ditamban baru 50%
soal yg saya bulletin itu pun banyak yang nembak, saat itu aliran darah berasa terkumpul di leher dan
terasa sangat panas karena saya berpikir ini jalan satu’’nya saya bisa kuliah,
saya berpikir apa jadinya bila saya gagal di ujian ini, akhirnya ujian itupun selesai masa ketika otak saya tertekan
pun usai hanya penyesalan yang saya rasakan. Saat itu waktu zuhur saya pun
kemasjid untuk solat dan menenangkan diri di situ saya berdoa dan curhat kepada
allah untuk memberikan jalan yang terbaik. Sepulang dari sana saya periksa lagi
semua soal dan benar saja banyak soal yang salah, sayapun semakin menyesal mengapa
dulu saya tidak belajar dengan serius untuk ujian ini, waktu pun berlalu dengan
cepat saatnya pengumumman seperti yang saya duga sayapun tidak lulus sbmptn,
disitu saya sangat terpukul, tetapi saat saya menanyakan kepada teman yang
terkenal piter dan rajin lespun ia tidak lulus dan banyak lagi yang terkenal
pinter tidak lulus, hal ini mengobati saya bahwa gak cuman saya sendiri yang ga
lulus, di situ saya putus asa lalu ketika saya buka fb ada sebuah setatus yang
berbunyi “di balik kegagalan banyak peluang yang terbuka” seketika itu saya
bertekat untuk tidak putus asa dan kembali mencoba, berbagai macam saya
kerahkan untuk mencari infomasi, akhirnya saya dapet info smb polban yang
diadakan satu bulan lagi, disitu saya bertekat dan berusaha untuk belajar secara
serius dan mencari latihan soal smb polban, selama satu bulan full saya
berusaha sekuat bola mata dan bedoa dan memohon kepada allah untuk meluluskan
saya , semangat saya semakin kuat ditambah ada tiga temen saya yang selalu
rangking daftar kesana juga, seminggu sebelum ujian kami ber empat ikut try out
smb polban dan tidak ada yang lulus, saya pun kaget try out aja ga lulus
apalagi ujian aslinya, tetapi apapun yang terjadi hal ini tidak samasekali
menyurukan niat saya, selama satu minggu terakhir saya mengurung diri di kamar
dan merancang berbagaimacam strategi untuk lulus dalam ujian ini, akhirnya
ujianpun dimulai semua ilmu saya kerahkan dan semua strategi saya lancarkan,
ujian pun selesai dan tenyata tidak sesulit yang saya duga saya pun keluar
kelas dengan rasa puas karena usaha sebelum ujian yang maksimal, tiga hari
berlalu begitu cepat saatnya pengumuman, selesai bebuka puasa ada sms dari
seorang teman yang ber isi ”selamat har kamu keterima di refrigerasi” tentu
saja saya ga langsung percaya dan langsung lari caw ke warnet untuk mengecek
dan ternyata benar saya di terima di jurusan refrigrasi d3 polban, alhamdullilah
saya pun sangat senang, semua doa dan
usaha selama sebulan terbayar lunas. Tetapi teman seperjuanganku tidak ada yang
lulus hal ini jelas membuatku terharu dan
memberikan semangat untuk mereka.
Disini sayapun mulai sadar dibalik kegagalan ada peluang
yang lebih besar asalkan kita tidak
berputus asa dari rahmat allah
yang pasti ouhyeah saya lulus masuk gerbang POLBAN

Kak minta id line atau kontaknya dong
BalasHapusKak minta id line atau kontaknya dong
BalasHapusharyandhip
Hapus