Selasa, 27 November 2012

Allah Menjawab AL-FATIHAH Kita


Pada saat kita membaca surah Al-Fatihah sewaktu kita Shalat, banyak sekali orang yang cara membacanya tegesa-gesa tanpa spasi, dan seakan-akan ingin cepat menyelesaikan Shalatnya. Padahal disaat kita selesai membaca satu ayat dari surah Al-Fatihah tersebut, Allah menjawab setiap ucapan kita.

Dalam Sebuah Hadits Qudsi Allah SWT ber-Firman :

"Aku membagi Shalat menjadi dua bagian, untuk Aku dan untuk Hamba-Ku".

Artinya, tiga ayat diatas Iyyaka Na'budu Wa iyyaka nasta'in adalah Hak Allah, dan tiga ayat kebawahnya adalah urusan Hamba-Nya.

Ketika Kita mengucapkan "Alhamdulillahi Rabbil 'alamin". Allah menjawab :"Hamba-Ku telah memuji-Ku".

Ketika kita mengucapkan "Ar-Rahmanir-Rahim" , Allah menjawab : "Hamba-Ku telah mengaagungkan-Ku".

Ketika kita mengucapkan "Maliki yaumiddin" , Allah menjawab :"Hamba-Ku memuja-Ku"

Ketika kita mengucapkan “Iyyaka na’ budu wa iyyaka nasta’in” , Allah menjawab : “Inilah perjanjian antara Aku dan hamba-Ku”.

Ketika kita mengucapkan “Ihdinash shiratal mustaqiim, Shiratalladzina an’amta alaihim ghairil maghdhubi alaihim waladdhooliin.” , Allah menjawab : “Inilah perjanjian antara Aku dan hamba-Ku. Akan Ku penuhi yang ia minta.” (H.R. Muslim dan At-Turmudzi)

Berhentilah sejenak setelah membaca setiap satu ayat. Rasakanlah jawaban indah dari Allah karena Allah sedang menjawab ucapan kita.

Selanjutnya kita ucapkan "Aamiin" dengan ucapan yang lembut, sebab Malaikatpun sedang mengucapkan hal yang sama dengan kita.

Barang siapa yang ucapan “Aamiin-nya” bersamaan dengan para Malaikat, maka Allah akan memberikan Ampunan kepada-Nya.”. (H.R Bukhari, muslim, Abu Dawud dan An-Nas).

http://www.facebook.com/pages/Al-Quran-Online/275410809235830

.. MAKNA DAHSYAT DI BALIK 'ISTIGHFAR' ...

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Istighfar, kalimat yang sangat pendek, tapi memiliki makna yang sangat dahsyat, sangat dalam, sangat indah dalam hidup kita. Istighfar memiliki dua makna.

Yang pertama, setiap kali kita mengucapkan astagfirullahal 'adzim, berarti kita minta ampun kepada Allah, minta dimaafkan kesalahan kita, minta ditutupi aib-aib kita. S
emakin sering kita beristighfar maka semakin bersih diri kita dari dosa, dari kesalahan, dari aib-aib.

Karena itu Allah sangat menyukai hamba Allah yang terus beristighfar. Karena tidak satu pun di antara kita yang bersih dari dosa, maka istighfar adalah kewajiban dan kebutuhan kita, agar Allah mengampuni dosa kita, memaafkan kesalahan kita dan menutupi aib kita.

Yang kedua, setiap kali kita mengucapkan astagfirullahal 'adzim, berarti kita minta kepada Allah, mohon kepada Allah, amat sangat, agar Allah memperbaiki hidup kita, menguatkan aqidah kita, membuat kita nikmat dalam ibadah khusyuk, menjadikan akhlaq kita mulia.

Subhanallah. Satu ucapan tetapi memiliki dua keinginan. Karena itu tidak heran hamba Allah yang sungguh-sungguh beristigfar tampak dalam kehidupannya, semakin berkah, semakin membawa kebaikan dan perbaikan,semakin bahagia, tenang, senang, menyenangkan, di dunia dan di akhirat.

Karena itu Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang melazimkan, mendawamkan dirinya selalu beristighfar kepada Allah, maka Allah mudahkan saat ia sulit, Allah gembirakan saat ia sedih,dan Allah beri rezki dari jalan yang tidak pernah ia duga."

Kemudian dalam Al Qur'an surat Nuh ayat 10, 11, 12, Allah SWT berfirman, "Beristighfarlah kepada Tuhanmu - sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun - niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan(pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai". (QS. Nuh:10-12)

Beristighfarlah kita kepada Allah, niscaya Allah turunkan musim hujan yang berat. Allah mudahkan kita mendapatkan rezeki. Allah hadirkan di tengah kita anak-anak kita, generasi-generasi yang sholeh, generasi robbani. Kemudian Allah makmurkan negeri kita, Allah sejahterakan kita. Allahu Akbar.

Jadi, istighfar bukan hanya kewajiban, tapi kebutuhan kita. Karena itulah Rasulullah SAW, beliau tidak bangun dari tempat tidur beliau, kecuali beliau beristighfar 70 kali, dalam hadits lain 100 kali. Padahal dia ma'sum, dijamin masuk surga, bebas dari dosa, (tapi) begitu hebat istighfarnya kepada Allah. Apalagi kita yang banyak dosa.

Astagfirullahal 'adzim, ampunilah dosa kami ya Allah .. tutupi aib kami .... betapa selama ini kami mudah tergelincir dalam dosa namun tak bersegera memohon ampun kepada-Mu ... aamiin ..

Wallahu’alam bisshawab ...


www.facebook.com/SudahTahukahAnda

Selasa, 20 November 2012

Qarin (Jin Pendamping Manusia)

Firman Allah: "Dan barangsiapa yang tidak mengindahkan pengajaran (Al-Quran yang diturunkan oleh Allah) Yang Maha Pemurah, kami beri baginya setan (yang menghasut dan menyesatkan), lalu jadilah setan itu (Qarin) temannya yang tidak renggang darinya." (QS. Az-Zukhruf 43:36)

Qarin adalah jin yang dibuat oleh Allah sebagai pendamping manusia. Bisa dikatakan ia sebagai

'kembaran' manusia. Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pasti ada Qarinnya sendiri. Rasulullah s.a.w sendiri tidak terkecuali. Cuma bedanya, Qarin Rasulullah adalah Muslim. Sedangkan yang lainnya adalah kafir.

Pada umumnya Qarin yang kafir ini kerjanya mendorong dampingannya membuat kejahatan. Dia membisikkan was-was, melalaikan shalat, berat mau baca Al-Quran dan sebagainya. Malah ia bekerja sekuat tenaga untuk mencegah dampingannya membuat ibadah dan kebaikan.

Untuk mengimbangi usaha Qarin ini Allah mengutus malaikat. Ia akan membisikkan hal-hal kebenaran dan mengajak membuat kebaikan. Maka hal ini tergantung pada setiap manusia membuat pilihan sesuai pengaruh mana yang lebih kuat. Namun orang-orang Islam mampu menguasai dan membuat pengaruh Qarinnya lemah tidak berdaya.

Caranya dengan membaca "Bismillah" sebelum melakukan pekerjaan, banyak berzikir, membaca Al-Qur'an dan taat melaksanakan perintah Allah.

Rasulullah saw bersabda: "Tidak ada seorang pun dari kamu melainkan sudah diwakili bersamanya Qarin dari jin dan malaikat. Mereka bertanya: "Engkau juga ya Rasulullah?" Sabdanya: "Ya aku juga ada, tetapi Allah telah membantu aku sehingga Qarin itu dapat ku islamkan dan hanya menyuruh aku dalam hal kebajikan saja." (HR. Muslim dan Ahmad)

Aisyah ra menceritakan bahwa pada suatu malam Rasulullah saw keluar dari rumahnya (Aisyah), lalu Aisyah berkata: "Aku merasa cemburu." Tiba-tiba Beliau menempuh dan bertanya: "Wahai Aisyah apa sudah jadi, apakah engkau cemburu?" Aku berkata : "Bagaimana aku tidak cemburu orang yang seperti engkau ya Rasulullah." Sabda beliau saw: "Apakah engkau telah dikuasai oleh setan?" Aku bertanya: "Apakah aku ada setan?" Sabda beliau saw: "Setiap insan ada setan, yaitu Qarin. "Aku bertanya lagi:" Apakah engkau pun ada setan ya Rasulullah? "Jawab beliau:" Ya, tetapi Allah telah membantuku sehingga Qarinku telah masuk Islam. "(HR. Muslim)

Di dalam hadits lain Rasulullah saw bersabda: "Aku dilebihkan dari Nabi Adam as dengan dua hal, yaitu pertama syaitanku kafir lalu Allah menolong aku sehingga dia Islam. Kedua, para isteriku membantu aku tetapi setan Adam tetap kafir dan istrinya membantu ia membuat kesalahan. "(HR. Baihaqi)

Ibn Muflih al-Muqaddasi menceritakan: Suatu ketika setan yang mendampingi orang beriman, bertemankan setan yang mendampingi orang kafir. Setan yang mengikuti orang beriman itu kurus, sedangkan yang mengikuti orang kafir itu gemuk. Maka ditanya mengapa engkau kurus, "Bagaimana aku tidak kurus, saat tuanku masuk ke rumah dia berzikir, saat makan dia ingat Allah, saat minum pun begitu." Sebaliknya setan yang mengikuti orang kafir itu berkata: "Aku selalu makan bersama dengannya dan begitu juga minum. "

Qarin akan berpisah dengan 'kembarannya' hanya apabila manusia itu (kembarnya) meninggal dunia. Roh manusia akan ditempatkan di alam barzakh, sedangkan Qarin terus hidup karena biasanya umur jin adalah panjang,dan inilah yg biasanya mengganggu manusia dgn penampilan tuannya (suara, wujud) sehingga manusia jadi percaya dgn yg namanya angker,arwah penasaran, arwah gentayangan dll. padahal semua itu tidak benar karena manusia begitu meninggal dunia arwahnya akan kembali kepada Allah Swt (alam Barzakh), jadi jangan takut dengan iblis,syethan karena sebagai mahluk Allah SWT kita, manusia lebih mulia. Namun, saat tiba hari akhirat nanti maka keduanya akan dihadapkan ke hadapan Allah untuk diadili. Tetapi Qarin akan berlepas tangan dan tidak bertanggung jawab atas kesesatan atau kedurhakaan yang dilakukan manusia itu.

Wallahu'alam ....
http://www.facebook.com/pages/Aku-Cinta-ALLAH/329553993807677

SEORANG ISTRI YANG DIMARAHI SUAMINYA ITU TERLAKNAT

SEORANG ISTRI YANG DIMARAHI SUAMINYA ITU TERLAKNAT

Seorang wanita mengadu kepada ayahnya sambil menangis, "Wahai ayahku, semalam aku sempat bersitegang dengan suamiku. Ia marah karena merasa tersinggung oleh salah satu ucapanku. Menyadari akan kemarahannya, aku pun menyesali apa yg telah aku perbuat, lalu aku meminta maaf kepadanya. Namun, dia tetap belum mau berbicara denganku dan terus memalingkan wajahnya dariku. Maka, aku terus berupaya merayunya dengan kemanjaan dan kelembutanku hingga ia tertawa ceria dan kembali menerimaku. Aku Takut Tuhanku mengambil nyawaku pada saat-saat diriku berada dalam kemarahan suamiku".

Sang ayah pun berkata, "Wahai putriku. Demi Dzat yang jiwaku di tangan-NYA, jika engkau meninggal dunia sebelum ia meridhaimu, maka aku pun tidak akan ridha kepadamu. Bukankah engkau mengetahui bahwa seorang perempuan yang dimarahi suaminya itu terlaknat sebagaimana dikatakan dalam Taurat, Injil, Zabur dan AL-Quran. Bahkan, buka

nkah kemarahan suami itu bisa mempersulit sakratul mautnya dan mempersempit kuburannya. Maka beruntunglah seorang wanita yang suaminya selalu tenteram dan rela kepadanya". (Menjadi Wanita Paling Bahagia, 2007)

Tausiyah Islami Terbaik

Bagikan tausiyah ini kepada teman-temanmu dengan meng-klik 'bagikan'/'share' dan undang temen2mu gabung dg klik ‘Invite Your Friend
 
http://www.facebook.com/BerbagiIlmuAgamaIslam

Jumat, 09 November 2012

cerpen ci menyan

Pada zaman dahulu ada dua pengembara muda bernama hary dan andhi, hary bersifat pemberani tetapi andhi bersifat sangat licik dan kejam, suatu hari mereka datang ke sebuah perkampungan, karena hary lebih beruntung ia pun di tawari untuk mengawal seorang dukun yang amat kaya untuk mencari kekayaan yang berlimpah di tengah danau yang luas untuk bertapa
karena mendengar hal tersebut andhi sangat kaget dan marah, ia pun berencana untuk membunuh sang dukun untuk mengambil semua hartanya
andhi yang mengenakan topeng berangkat dan menyerang dukun tersebut dengan menusukan pedang, tusukan itu di tepis oleh hary sehingga mengenai leher nya, andhi pun kaget karena telah membunuh sahabat nya sendiri, ia pun mengamuk lalu membunuh sang dukun, karena kecewa tidak mendapatkan harta, kemarahannya semakin besar sehingga membuat perahu tersebut tenggelam bersama andhi dan sesajen serta kemenyan yang telah di bakar
mereka bertigapun tewas di danau tersebut
sejak saat itu warga setempat menyebut daerah tersebut sebagai cimenyan